HUJAN

HUJAN

“Dan Kami turunkan dari langit

air yang penuh keberkahan lalu Kami tumbuhkan

dengan air itu pohon-pohon dan biji-biji tanaman yang diketam.

(QS. Qaaf:9)

     Tak terhitung berapa banyak nikmat serta berkah yang telah diberikan Allah swt.,. Salah satu berkah itu adalah hujan. Anas bin Malik berkata. “Kami pernah kehujanan bersama Rasulullah saw., Lalu beliau menyingkap bajunya hingga terguyur hujan. Kemudian kami mengatakan, wahai rasulullah mengapa engkau melakukan demikian? Beliau menjawab, karena hujan ini baru saja Allah swt.,ciptakan.

Melalui hujan, setiap makhluk di bumi bisa mendapatkan air yang dijadikan sebagai sumber kehidupan. Allah swt., berfirman dalam surah al Waqi’ah ayat 68-69 yang artinya, “Maka terangkanlah kepadaKu tentang air yang kamu minum. Kamukah yang menurunkannya atau kamikah yang menurunkannya?”.

      Dikutip dari Tim Jurnal Palopo dari berbagai sumber makna hujan dalam pandangan Islam, sebagai berikut. (1) Hujan adalah berkah. Allah swt., menurunkan hujan sebagai rahmat-Nya sesuai dengan kebutuhan seluruh makhluk-Nya. (2) Rahmat Allah selalu cukup bagi makhluk-Nya. Hujan turun sebagai bentuk keseimbangan alam yang Allah swt.,ciptakan. Dengan turunnya hujan, air bumi akan terpenuhi bagi seluruh makhluk-Nya. (3) Dunia diciptakan dengan penuh keseimbangan. Berkaitan dengan poin sebelumnya, Allah swt., menurunkan hujan sesuai kadar perhitungan-Nya, maka kita bisa mengambil hikmah bahwa dunia dan seisinya diciptakan dengan seimbang. (4) Sebagai alat untuk bersuci hamba-hamba Allah. (5) Sebagai pengingat. Dalam hadits dikatakan, bahwa Nabi Muhammad saw., begitu khawatir pada saat muncul mendung, jangan-jangan akan datang adzab dan kemurkaan Allah. Dari hadits tersebut, kita bisa mengambil hikmah bahwa hujan bisa bermakna kita harus selalu takut dan memohon perlindungan Allah dari murka-Nya.

       Ada beberapa doa yang diajarkan Rasulullah saw., berhubungan dengan hujan . Misalnya: “Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat”. Ada juga doa ketika hujan yang turun dengan sangat lebat. “ Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turunkanlah hujan ke daratan tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan”. Bahkan ada doa yang khusus diucapkan rasulullah saw., ketika hujan disertai angin kencang. “ Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, kebaikan yang ada di dalamnya, dan kebaikan yang Engkau kirim bersamanya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan angin ini, kejahatan yang ada didalamnya, dan kejahatan yang Engkau kirim bersamanya”.

      Jika dulu saat kecil kita diajarkan nyanyian “Tik-tik-tik bunyi hujan di atas genteng, airnya turun tidak terkira. Cobalah tengok dahan dan ranting. Pohon dan kebun basah semua”. Mari kita sisipkan juga doa-doa sebagaimana yang telah diajarkan Rasulullah saw., agar anak-anak kita tidak hanya terampil menyanyi tetapi juga dapat memahami makna diturunkannya hujan.