IBLIS  ( II )

IBLIS ( II )

Aku tidak percaya jika kalian lebih sempurna

maka tugasku adalah membuat kalian

bertuhan dengan sesuatu yang tidak sempurna

(Iblis)

 

     Iblis dalam etimologi bahasa Arab diambil dari akar kata “balasa” yang artinya tidak mempunyai kebaikan sedikitpun (man la khaira ‘indahu). Iblis merupakan makhluk Allah swt., yang diberi kemampuan untuk menyesatkan manusia sampai akhir jaman. Keberadaannya pun akan terus menggoda dan menjerumuskan setiap orang ke dalam perbuatan dosa.

     Iblis diberikan penangguhan umur hingga kiamat sampai pada tiupan sangkakala pertama. Sebagaimana terdapat dalam al Quran surah al Hijir, 35-38. “ Dan sesungguhnya kutukan itu tetap menimpamu sampai hari kiamat. Berkata iblis, ya Tuhanku (kalau begitu) maka beri tangguhlah kepadaku sampai hari (manusia) dibangkitkan. Allah berfirman, (kalau begitu) maka sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh. Sampai hari (suatu) waktu yang telah ditentukan”.

      Nama raja iblis adalah Azazil, dalam bahasa Inggris ditulis Azazel. Ada pendapat lain yang menyatakan nama raja iblis adalah al-Harits.  Nama Azazil dapat ditemukan dalam beberapa kitab tafsir, diantaranya dalam kitab Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir al-Khozin dan Tafsir al-Baghowi.

Menurut Elmi Rahmatika, ada 9 nama iblis serta tugas utamanya.

  1. Wasnan, tugasnya meniupkan tepung ke mata manusia. Gunanya untuk membuat mata manusia mudah mengantuk, terutama dalam kegiatan ibadah. Inti tugasnya adalah membuat manusia tidak fokus ketika mendengar nasihat kebaikan.
  2. Walhan, tugas utamanya mengganggu manusia dalam urusan bersuci. Walhan akan mengganggu manusia saat berwudhu, mandi, dan aktivitas bersuci lainnya.
  3. Sauth, berfokus pada pemberitaan  dusta, palsu atau hoaks.
  4. Dasim, mendapat tugas khusus merusak keharmonisan rumah tangga manusia.
  5. Zalanbu, ia selalu berada di pasar. Tugas utamanya menghasut manusia untuk berbuat curang dalam berniaga dan melakukan tipu daya terhadap konsumen.
  6. Sabru, membuat manusia berlebihan dalam menyikapi cobaan atau bencana yang sedang dihadapi.
  7. Khanzab, tugas utamanya mengganggu menusia saat melaksanakan salat. Ia akan membuat manusia malas, lalai, tidak khusu atau menunda-nunda waktu salat.
  8. Tibbir, menggoda manusia agar terus menyalurkan emosi negatif .
  9. A’war,bertugas agar manusia melakukan tindakan asusila. Ia secara khusus berada di bagian kemaluan pria atau wanita.

        Allah swt., sudah memperingatkan sejak awal penciptaannya, bahwa iblis atau setan adalah musuh yang nyata. Misalnya terdapat dalam al Quran surah Yasin, ayat 60, “Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu wahai anak cucu Adam agar kamu tidak menyembah setan? Sungguh, setan itu musuh yang nyata bagi kamu”.

       Apakah iblis sama dengan setan? Setan merupakan sifat dari iblis. Setan bukan makhluk, melainkan sifat. Sama halnya dengan kata munafik atau fasik. Jadi, sebutan setan tidak hanya berasal dari golongan jin, tetapi juga dari golongan manusia. Manusia bisa disebut setan jika ia menjauhkan orang dari Allah.

        Setan merupakan entitas dan gelar yang memiliki makna membangkang, penentang dan melawan. Setan dimaknai juga sebagai penyebar fitnah dan menyesatkan.

        Agar terhindar dari gangguan dan godaan setan,doa di bawah ini sangat bagus dibaca pagi dan malam hari. “Allohumma inni a’udzubika minasy syaithoni min hamazihi wa nafkhihi wa naftsihi. Artinya- Ya Allah aku memohon perlindungan kepada-Mu dari setan, dari kesombongannya, tiupannya dan hembusannya-.